Setelah kemaren kita tahu tekhnik membaca yang bener, sekarang kita bahas tentang cara membaca yang cepat !!!
Berikut Ulasannya ............
Keuntungan Membaca Cepat
Seperti data yang dituliskan dalam wikipedia, kecepatan rata-rata orang dewasa membaca adalah 250 kata per menit. Dengan melatih teknik membaca cepat, kecepatan Anda bisa bertambah menjadi 500 kata per menit bahkan mungkin lebih. Bayangkan, Anda bisa mempercepat hingga dua kali lipat dan tentu saja menghemat waktu membaca. Sisa waktu bisa Anda manfaatkan untuk melakukan hal lainnya.
Mengapa Tidak Bisa Membaca Cepat?
Banyak kebiasaan kita saat membaca yang dianggap biasa justru menyebabkan tidak bisa membaca cepat. Nah, untuk dapat menguasai teknik membaca cepat berarti harus berusaha menghilangkan kebiasaan-kebiasaan itu. Apa saja kah?
- Membaca dengan mengeluarkan suara atau dalam hati. Ini juga merupakan kebiasaan saya dulu jika membaca. Rasanya lebih afdol dan lebih mudah saya mengerti jika membaca dengan bersuara. Jika tidak bersuara maka saya membacanya dalam hati. Kalau ingin menambah kecepatan membaca, maka kebiasaan ini harus dihilangkan. Memang susah awalnya, rasanya ada sesuatu yang kurang. Namun, dengan konsisten setiap kali membaca, lama-lama akan menjadi kebiasaan.
- Membaca kata demi kata. Ini juga salah satu biang lambatnya seseorang dalam membaca. Padahal, ini kebiasaan kita saat awal-awal bisa membaca bukan? Kalau mau cepat bacalah dalam kelompok kata. Latihlah dengan membaca dua kelompok kata dan terus tingkatkan sesuai kemampuan Anda.
- Gerakan mata kurang efisien. Yang dimaksud di sini ada hubungannya dengan poin kebiasaan membaca kata demi kata. Sehingga, matanya pun bergerak memandang kata demi kata. Padahal, mata sebenarnya bisa memandang ke beberapa penggal kata.
- Membaca ulang. Kadang-kadang ketika sedang membaca tiba-tiba muncul pikiran ragu dengan kata sebelumnya. Akhirnya dibaca ulang, apakah sudah benar atau tadi memang keliru. Ini jelas memakan waktu. Di samping itu, pemahaman kita sebenarnya bisa dibentuk dari membaca secara keseluruhan kalimat atau paragraf.
- Kurang konsentrasi. Sudah lazim kita jumpai seseorang membaca sambil nonton televisi atau sambil ngemil. Kalau ingin bisa membaca cepat, singkirkan semua yang bisa menjadi pengalih perhatian.
Membaca cepat adalah kecakapan membaca dan memahami teks dalam tingkatan tinggi.
Rata-rata orang dengan pendidikan setingkat sekolah tinggi membaca sekitar 300 kata per menit, berarti bahan itu tidaklah bersifat teknis. Di sisi lain, pembaca cepat dapat membaca lebih dari 1000 kata per menit.
Pengukuran membaca cepat baru sangat berarti bila digabungkan dengan informasi seberapa tinggi pemahaman teks itu oleh pembacanya. Diketahui bahwa orang dengan kemampuan membaca cepat yang lebih tinggi juga memiliki pemahaman yang lebih tinggi. Malahan yang mengejutkan, seseorang biasanya memperbaiki pemahamannya seiring dengan kemampuan membaca cepatnya.
Ada beberapa faktor yang menghambat membaca cepat:
- Kosakata yang kurang
- Regresi - membaca kembali bahan yang sama secara berulang
- Subvokalisasi - melafalkan kata di pikiran ketika membacanya
- Persepsi yang salah - bisa karena gerakan mata yang salah atau masa persepsi yang lambat
Kebanyakan pembaca sambil lalu dapat meningkatkan keterampilan membacanya 2-3 kali dengan mempraktekkan membaca cepat.
http://id.wikipedia.org/wiki/Membaca_cepat
ATAU bisa kunjungi juga di http://www.membacacepat.com/
Beberapa teknik yang perlu diperhatikan
Dengan semakin banyaknya mata pelajaran dan juga tingkat kesulitannya yang makin tinggi, sebaiknya
Anda meningkatkan kecepatan membaca anak sedikit demi sedikit. Kecepatan rata-rata orang membaca
adalah 200 kata/menit. Dengan teknik membaca cepat , kecepatan rata-rata membaca dapat ditingkatkan
100 - 200 % dari kecepatan normal. Yang harus dilakukan dalam teknik ini adalah :
1. Latih koordinasi mata
Latih anak untuk mengoordinasikan matanya saat membaca. Tahukah anda bahwa mata kita hanya menangkap informasi ketika berhenti bergerak. Dengan begitu pada waktu kita membaca, apabila Anda merasa mata Anda tak pernah berhenti bergerak sama sekali saat membaca , itu adalah perasaan yang keliru. Karena sebenarnya saat membaca mata kita mengalami beberapa jeda. Yaitu bergerak - stop- membaca-bergerak-stop-membaca dan seterusnya. Tidak percaya ? Duduklah berhadapan dengan orang yang membaca dan perhatikan gerakan mata mereka. Gerakan mata mereka pasti memiliki pola yang sama dengan teori di atas. Dengan demikian bisa disimpulkan bahwa kunci membaca cepat adalah meminimumkan jumlah gearakan mata berhenti dan pada saat yang sama memaksimalkan jumlah kata yang terbaca dalam setiap satu putaran gerakan mata.
Mulailah dengan hal sederhana. Minta anak menghitung jumlah tanda baca dalam sebuah bacaan dan menggolongkannya (misal 14 koma, 12 titik, 3 tanda tanya, satu tanda seru).
2. Jangan membaca per kata
Secara umum orang membaca dengan tiga cara yang berbeda.
Pertama : ketika membaca satu halaman buku , mata si pembaca mencari dan membaca satu per satu kata
dalam satu halaman tersebut. Kita sering beranggapan bahwa cara ini sangat efektif. Namun yang pasti
cara ini sangat melelahkan jika kita disuruh membaca tiga buku sekaligus dalam waktu semalam.
Kedua : pembaca yang mengelompokkan kata dalam satu grup.
Ketiga : pembaca menyadari bahwa sebenarnya dalam satu halaman itu hanya akan terdapat beberapa bagian
kunci saja yang berguna baginya, sehingga ketika membaca, matanya melakukan gerakan cepat atau
diistilahkan pemindaian atau scan halaman buku baik secara horisontal atau vertikal pada saat yang
bersamaan.
Cara baca yang paling bijaksana adalah mengombinasikan tiga pola itu. Pertama gunakan pola baca ketiga
untuk menemukan informasi yang dicari. Lalu gunakan cara baca kedua dan pertama untuk lebih memahami bagian yang penting dari bacaan. Dengan cara ini maka energi anak saat membaca hanya dihabiskan untuk bagian yang paling berguna saja dari bacaan.
Namun untuk mengubah kebiasaan cara baca pertama ke cara baca kedua dan ketiga mengharuskan anak
Apakah hal ini sulit dilakukan ? Sebenarnya tidak. Perubahan cara membaca baru bisa sukses kalau anak juga mengubah proses mentalnya pada waktu membaca ;
Dari melihat, lalu mengucapkan, jadi mengerti....... menjadi .....hanya melihat, menjadi mengerti.
Tapi bila Anda sendiri masih beranggapan bahwa cara ini bukan 100% membaca, maka berarti pikiran Anda masih beranggapan bahwa definisi membaca adalah mencari satu persatu kata dan mengucapkannya kembali dalam hati. Jadi cobalah teknik ini dan buktikan sendiri keefektifannya.
Cara paling cepat untuk menghentikan kebiasaan anak yang suka mengucapkan bacaan dalam hati adalah
meningkatkan kecepatan membacanya sedemikian rupa sehingga ia tidak dapat diucapkan kembali di dalam hati.
Hal ini berarti anak merubah strategi membacanya dari kata perkata menjadi menjadi satu grup kata dalam tiap gerakan mata. Cobalah agar anak anda mau melakukannya. Ia pun akan segera sadar bahwa ia tetap membaca namun dengan cara yang berbeda.
Namun membaca cepat saja tentu belum cukup, anak juga harus paham dengan materi yang dibacanya.
Karena itu setelah membaca, uji daya ingatnya dengan memberi pertanyaan sesuai bacaan.
Ada beberapa teknik dalam membaca cepat :
1. Scanning : yaitu melihat pada rangkaian teks tertentu untuk menemukan informasi yang spesifik. Hal ini bisa
dilakukan dengan menyimak daftar isi, kata pengantar atau bagian-bagian lainnya. Bisa juga dengan melihat
kata-kata kunci atau poin-poin penting.
2. Skimming : yaitu melihat sekilas pada bagian awal dan akhir sebuah tulisan dan kesimpulan pada akhir tulisan.
Hal ini didasari teori menulis yang mengajarkan untuk memuat gagasan utama pada bagian awal dan
kesimpulan pada akhir tulisan .
Teknik-teknik ini sangat berguna bagi anak bila diharuskan mencari bahan laporan atau menyusun makalah
Demikian, semoga bermanfaat.
Sumber: http://id.shvoong.com/how-to/family/2249158-teknik-membaca-cepat/#ixzz2L5ZjZQtP



0 comments "Tekhnik Membaca Cepat", Baca atau Masukkan Komentar
Post a Comment